Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan Dan Efek Samping

Advertisement
Advertisement
Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan Dan Efek Samping - Begitu banyak manfaat petai dan jengkol. Manfaat jengkol dan pete belum banyak diketahui oleh masyarakat umum, sangat sayang, padahal sayuran ini cukup ampuh untuk menjaga kesehatan tubuh. Buah jengkol ini memiliki nama latin pithecollobium labatum dan terkenal dengan aroma yang khas. Jengkol menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia karena teksturnya yang empuk bila dimasak dengan benar. Maka tidak heran jika jengkol sekarang telah banyak yang mengkreasikan menjadi berbagai bentuk dan macam makanan. Mulai dari balado jengkol yang melegenda, kerupuk hingga kripik setan berbahan jengkol.

Jengkol bahan makanan yang banyak disukai orang dan juga banyak juga orang yang membencinya. Karena Aroma khas jengkol kadang membuat seseorang menjadi tidak betah. Aroma jengkol akan  muncul pada bau mulut dan juga pada urin. Baunya memang jadi masalah utama bagi penikmatnya. Karena itulah kedua buah ini sering digolongkan sebagai makanan kelas rendah, selain karena murah, tak banyak kalangan orang berada yang mau memakannya. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan mengenai manfaat jengkol juga efek sampingnya bagi kita. Berikut informasinya.

http://wa-emief.blogspot.com/2015/12/manfaat-jengkol-untuk-kesehatan-dan.html
Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan Dan Efek Samping

Kandungan Gizi Pada Jengkol

Manfaat jengkol diperoleh tubuh manusia dikarenakan jengkol memiliki nutrisi yang di butuhkan oleh tubuh. Dalam buah jengkol terdapat kandungan vitamin dan mineral. Vitamin yang terkandung dalam buah jengkol antara lain adalah vitamin A, vitamin B6, vitamin B1, vitamin B2,vitamin B12 dan vitamin C. Tidak hanya itu dalam jengkol terdapat senyawa kimia yang alami yang memberikan khasiat untuk kesehatan tubuh saat di konsumsi secara teratur. Selain nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh diatas, jengkol juga memiliki beberapa nutrisi yang penting juga bagi kesehatan tubuh, antara lain zat besi, kalsium dan fosfor.

Berikut Beberapa Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan Dan Efek Samping

 

1. Pembentukan Jaringan Tubuh


Kandungan protein yang tinggi pada jengkol dapat membantu pembentukan jaringan dalam tubuh. kandungan protein pada jengkol ternyata jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan kacang keledai.

2. Mencegah Anemia


Jengkol juga kaya akan zat besi di mana zat besi ini sangat berperan untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel-sel darah merah dalam tubuh. Anda pastinya tahu bahwa bila tubuh kekurangan zat besi, produksi sel-sel darah merah akan berkurang. Akibatnya suplai oksigen dan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh seluruh sel dalam tubuh juga akan berkurang.

Efek dari kurangnya suplai oksigen dan zat-zat makanan  pada sel akan menurunkan fungsi/ kinerja sel. Tak heran jika seseorang mengalami kekurangan zat besi, ia akan terlihat lemas, mudah lelah, dan tidak bersemangat. Nah, bagi anda para wanita, mengkonumsi jengkol saat sedang menstruasi sangat dianjurkan agar tubuh anda tidak kekurangan zat besi akibat banyaknya darah menstruasi yang keluar tubuh.

3. Mencegah Tulang Keropos / Memperkuat tulang dan gigi


Selain zat besi dan protein, kandungan zat lain yang ada di dalam jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini adalah zat yang sangat dibutuhkan oleh tulang. Kalsium dan fosfor dapat mencegah tulang keropos (osteoporosis). Jadi, sering mengkonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup dapat membuat tulang pada tubuh anda menjadi lebih kuat.

4. Basmi Radikal Bebas


Jengkol mengandung beberapa jenis vitamin seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C. Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan dapat meningkatkan ketajaman indera penglihatan. Vitamin A dan vitamin C juga berperan sebagai zat antioksidan. Manfaat antioksidan dikenal ampuh menangkal zat-zat radikal bebas penyebab penyakit kanker.

5. Mengatasi penyakit jantung koroner


Jengkol merupakan bahan makanan yang bersifat diuretic (pembuangan urine menjadi lancar).  Pembuangan urine yang lancar sangat baik untuk para penderita penyakit jantung.

6. Merampingkan perut


Jangan salah ya, jengkol juga dapat membantu merampingkan perut yang buncit. Kandungan seratnya yang tinggi dapat melancarkan BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut langsing. Salah satu penyebab buncitnya perut pada seseorang adalah karena buang air besar yang tidak lancar dan tidak teratur.

7. Mencegah diabetes


Hebatnya lagi, jengkol dapat mencegah timbulnya penyakit diabetes. Mengapa? Di dalam buah jengkol terdapat zat yang tidak ditemukan pada bahan-bahan makanan lainnya. Zat tersebut dinamakan zat asam jengkolat. Asam jengkolat ini berupa kristal-kristal yang tidak larut oleh air. Karena sifat diuretic inilah jengkol sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anda para penderita gangguan ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan mampu menyaring asam jengkolat pada buah jengkol. Akibat ginjal tidak mampu menyaring asam jengkolat adalah sulit berhentinya buang air kecil.

8. Mengatasi masalah penyempitan pembuluh darah


Penderita penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga darah yang mengalir menuju jantung menjadi tidak lancar. Kandungan mineral pada jengkol ternyata dapat melebarkan pembuluh darah yang menyempit serta mencegah pembuluh darah menyempit kembali. Nah, agar khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya anda tidak memasak jengkol terlalu matang (overcooked).

9. Mengatasi sembelit pada ibu hamil


Ibu hamil biasanya sering mengalami sembelit. Kandungan serat pada jengkol dapat mengatasi masalah sembelit. Dengan kata lain, serat pada jengkol membantu melancarkan pencernaan dan buang air besar. Namun tetap jangan terlalu banyak mengkonsumsi jengkol ya. Konsumsilah jengkol sesuai dengan jumlah yang dianjurkan.

10. Pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan


Jengkol juga bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan. Pertumbuhan tulang dan gigi dapat berjalan optimal berkat kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi pada buah jengkol.

11. Jengkol dapat menstabilkan organ-organ penting dalam tubuh


Organ-organ penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil bila tubuh terpenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Berbeda situasinya jika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B6. Tak heran jika ibu hamil juga disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan asam folat demi perkembangan janinnya. Salah satu contoh makanan yang kaya akan asam folat adalah jengkol. Namun sekali perlu diingat bahwa konsumsilah jengkol secukupnya saja. Jangan terlalu berlebihan karena konsumsi jengkol yang berlebihan akan kurang baik efeknya untuk organ ginjal.

12. Mencegah kecacatan pada bayi


Kandungan asam folat pada jengkol juga dapat mencegah kecacatan bawaan pada bayi.

13. Mengontrol kadar gula darah


Manfaat lainnya dari buah jengkol adalah dapat mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh anda para penderita diabetes. Jengkol mengandung zat gula yang ‘bersahabat’ dengan para penderita diabetes. Zat gula pada jengkol merupakan zat gula yang paling mudah diurai sehingga aman untuk penderita diabetes.

Berbeda dengan zat gula pada bahan makanan lainnya seperti makanan-makanan yang mengandung karbohidrat. Zat gula yang mudah terurai pada jengkol ini kemudian akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Alhasil, stamina tubuh pun akan meningkat. Proses penguraian zat gula yang sempurna tidak akan menimbulkan timbunan  gula darah di dalam tubuh.

14. Zat Antioksidan bermanfaat menjaga kesehatan jantung


Seperti yang sudah disebutkan di atas, jengkol mengandung zat antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Demikian juga dengan kesehatan jantung. Toksin atau racun dalam tubuh akan sulit masuk ke dalam tubuh, khususnya jantung, berkat perlindungan yang diberikan oleh zat antioksidan ini. Segala sesuatu yang menghambat aliran darah dalam pembuluh darah juga akan hilang oleh zat yang terkandung pada jengkol. Aliran darah pun akan menjadi lebih lancar dan jantung pun akan berfungsi dengan baik dan optimal.

Kontraindikasi Jengkol


Tapi ingat ya bagi anda penderita gangguan organ ginjal, sebaiknya tidak mengkonsumsi jengkol karena akan semakin memperburuk kondisi organ ginjal anda. Mengkonsumsi jengkol pun perlu dibatasi, yaitu hanya 3 hingga 10 gram saja per hari. Porsi ini adalah takaran yang pas untuk anda yang ingin tetap sehat meski mengkonsumsi jengkol setiap hari.

Efek samping jengkol


Efek samping mengkonsumsi jengkol berlebihan, diantaranya yaitu :

-   Jika mengkonsumsi jengkol berlebihan dapat menyebabkan susah buang air kecil dan disertai rasa nyeri. Untuk mengatasinya, sangat disarankan untuk minum air putih yang banyak.

-   Mengkonsumsi jengkol sudah pasti akan menyebabkan bau mulut, karena bau khasnya yang dapat menyebabkan bau mulut dan bau pada saat buang air kecil.

Demikian informasi seputar mengenai Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan Dan Efek Samping semoga bermanfaat untuk anda para pembaca. Pastikan anda selalu menjaga kesehatan tubuh dengan cara memperhatikan asupan nutrisi serta berolahraga secara teratur. Selektiflah dalam mengkonsumsi makanan. Meski jengkol identik sebagai makanan biasa, ternyata memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan.Sallam Sehat.!!

Advertisement